HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Tidak Patuhi Prokes,Kapolres Batubara Bersama Gugus Tugas Menutup Sementara Wahana Pemandian Water Park di Indrapura



BATUBARA | JOB.OR.ID- Kapolres Batubara, AKBP Ikhwan Lubis SH.MH bersama Gugus Tugas dan Personil Polres Batubara langsung menutup Wahana Pemandian Togi Water Park yang ada di Kota Indrapura,Kec. Air Putih Kab.Batubara,Rabu (26/05/2021) sore.

Pasalnya,Kapolres Batubara dan Gugus Tugas sudah memperingatkan kepada seluruh para tempat usaha hiburan dan pemandian maupun wisata agar mematuhi undang undang dan himbauan pemerintah tentang Protokol kesehatan dan batasan batasan yang sudah di tentukan pemerintah Republik Indonesia dan Kabupaten ini sendiri agar menetralisir pengunjung serta membatasi maksimal paling banyak 50 % saja.

Namun yang terjadi sebaliknya pada salah satu tempat pemandian terbesar di kota Indrapura ini sangat mengabaikan anjuran pemerintah dan melanggar Prokes dengan kapasitas yang melebihi yang dianjurkan hanya 500 orang namun di dalam pengunjungnya mencapai 1200 orang lebih hingga para pengunjung yang ada di dalam harus menyewa tikar dan duduk di halaman sembarangan tempat dan mirisnya lagi  tempat wahana Pemandian yang harusnya menyediakan perlengkapan kebersihan  dan steril dari kesehatan pengunjung di wajibkan membeli masker dan Hanstenitezer sebesar  Rp 8000 itu belum termasuk uang masuk yang mencekik leher para pengunjung,

Pengunjung yang datang dari luar daerah mau tidak mau harus membayar karena dari mulai hari besar libur Idul Fitri Water Park ini pun sudah buka semetara larangan saat itu sudah di tegaskan Polres Batubara dan Gugus Tugas Pemkab Batubara.

Kapolres Batubara,AKBP Ikhwan SH.MH. yang memimpin Oprasi Yustisi Gabungan Gugus Tugas dan Polres Batubara serta di dampingi Kabag Ops Kompol Hendry Barus S.I.K  juga para kasat tersebut berinisiatif untuk menutup sementara wahana yang terkenal tersebut dengan mengatakan,Beliau akan memperoses secara hukum tempat ini dan akan mencabut izin usahanya atas tindakannya yang melanggar aturan pemerintah serta dengan sengaja menimbulkan pelanggaran Prokes dengan krumunan massal tanpa mengindahkan batas yang di tentukan pemerintah daerah karena tergiur dengan pendapatan yang berlebih.

"Semua tempat wisata dan hiburan akan kita peroses apabila melakukan dan tidak mematuhi larangan pemerintah tentang protokol kesehatan,"ujar Kapolres.

Saat di komfirmasi awak media salah seorang pengunjung berinisial Ma,yang merasa kesal kepada pengusaha tempat pemandian mengatakan,Awalnya kami sudah melihat kepadatan di dalam lokasi pemandian ini,Namun ada karyawan Pemandian yang menyuruh kami masuk saja di dalam masi banyak tempat dan aman , tidak ada larangan Polisi ,semua aman , terpengaruh dengan ucapan para karyawan yang ada di sekitar pemandian kolam Togi park, kami ahirnya masuk dengan harus membayar mahal sebesar 25 000 per orang  sebanyak 10 orang jadinya 250 ribu.

"Setelah kami masuk dan tak kedapatan tempat ahirnya kami pun ikut orang orang banyak yang duduk di pelataran dengan menyewa tikar lagi , eh baru saja kami mau mandi sudah di suruh bubar oleh pak polisi dan kami kesal meminta uang kami kembali namun mereka para pengusaha tempat tidak mau di kembalikan kami kan kesal," ungkapnya dan rekan rekanya .

Setelah proses di lakukan wahana tempat pemandian terbesar yang ada di kota Indra pura ini pun ahirnya di lakukan penutupan dengan ditandai Police Line oleh Kapolres dan Gugus Tugas yang bertugas dalam Oprasi Yustisi.

(JOB)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *