HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Tiga Kasus Berbeda Dirilis Polres Pelabuhan Belawan

BELAWAN | JOB.OR.ID-Polres Pelabuhan Belawan merilis sekaligus tiga kasus berbeda yang berhasil diungkap Jajaran Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan selama beberapa pekan terakhir di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Lewat press release yang digelar Mapolres Pelabuhan Belawan,Selasa (02/03/2021) sekira pukul 11.00 Wib di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan.Dipaparkan dan dijelaskan secara rinci ketiga kasus tersebut yang selama ini sangat meresahkan ditengah masyarakat.

Kasus pertama yang dipaparkan terkait Ekspolitasi Seksual terhadap anak (human trafficking) atau prostitusi Online.

Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan telah mengamankan dua pelaku bersama barang bukti (BB) berupa uang tunai Rp.520.000,-(lima ratus dua puluh ribu rupiah) dan 4 (empat) HP dengan berbagai merek.Dan mengamankan 2 (dua) orang tersangka berinisial TS alias W di Jln.Lorong V Umum,Bagan Deli,Kec.Medan Belawan.

“Terhadap kedua tersangka dikenakan Pasal 76 JO Pasal 88 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan pasal 332 KUH-Pidana," beber Kapolres Pelabuhan Belawan,AKBP DR MR Dayan SH MH didampingi Wakapolres Pelabuhan Belawan,Kompol Herwansya Putra SH MSi,Kasat Intelkam,AKP Syahrial Efendi Siregar SH,Kasat Reskrim,AKP I Kadek Herry Cahyadi SH SIK MH,KBO Satreskrim Iptu Arifin Purba SH,Kanit PPA Iptu Sitti Halawa SH dan Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Andi Rahmadsyah SH yang memimpin jalannya press release memaparkan satu persatu kasus tersebut yang kini sudah siap untuk proses hukum selanjutnya.

Selanjutnya, dipaparkan kasus Pencabulan Anak dibawah umur yang dilakukan paman korban.

Aksi pencabulan tersebut terjadi di rumah tersangka, dimana saat korban sedang bermain dan disaat itulah tersangka melancarkan aksinya.

“Melihat korban sedang bermain sendiri di dalam rumahnya,kemudian tersangka mengajak korban masuk ke dalam kamarnya dan melakukan aksi bejatnya,” kata Kapolres Pelabuhan Belawan.

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan korban bahwa korban dicabuli oleh pamannya sendiri di rumah Tersangka LA alias A di Perumahan Mulia Racidence,Kel.Tanjung Mulia,Kec.Medan Deli.

Berdasarkan laporan Polisi Nomor :LP/36/1/2021/SY/SPKT/Pel.Belawan,Tanggal 22 Januari 2021 atas nama Lity.Tim TL Unit PPA Polres Pelabuhan Belawan yang dipimpin Aiptu HP Sihombing melakukan penyelidikan di wilayah tempat kediaman tersangka di Jln.KL.Yos Sudarso,Kel.Tanjung Mulia.Tepat tersangka sedang mau berangkat mengendarai mobil.Team langsung mengamankan dan memboyong tersangka ke Mapolres Pelabuhan Belawan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka melanggar pasal 76E JO Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan Perpu UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara 15 Tahun.

Untuk kasus ketiga adalah tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan tersangka HP alias A (40) warga Jln.Veteran,Pasar 6,Desa Manunggal,Kec.Labuhan Deli.

Berawal pada hari Sabtu (26/02/2021) sekira pukul 23.20 Wib.Tersangka HP dengan menggunakan senjata tajam berupa parang yang bergagangkan kayu melukai Korban M.Yogi Efendi (24) warga Pasar 6 Desa Manunggal.


Dari sabetan parang tersangka,korban mengalami luka robek dikepala sebelah kiri sehingga mengeluarkan darah segar dan abangnya korban yang coba melerai juga menjadi koraban bacokan tersangka.

Diceritakan korban,Saat dirinya mengemudikan mobil bersama abang kandungnya yang bernama Rizki Efendi sekitar pukul 23.00 Wib melintasi jalan Veteran Pasar 6 Desa Manunggal.

Tiba tiba mobil yang di kendarainya banting setir di sebabkan ngelakkan sebuah lobang.Lalu korban membunyikan klakson dengan panjang dan menghentikan laju kendaraannya tersebut.Kemudian korban turun dari mobil untuk memeriksa keadaan.lalu pelapor melihat Rizki dan pemilik sepeda motor sedang beradu argumen.Melihat Rizki dan pemilik sepeda motor sedang adu argumen,Pelapor mencoba memisahkan keduanya.

Lalu datang seorang laki laki yang di ketahui bernama Hadi Pranata dengan membawa senjata tajam berupa sebilah parang langsung menebas tangan kanan korban dan kepala korban.

Melihat kejadian tersebut,pelapor langsung menyelamatkan korban dengan cara menarik tangannya.Dan tiba tiba pelaku mengayunkan parangnya ke tangan pelapor sehingga pelapor mengalami luka robek di bagian tangan dan kepala robek.

Tidak senang atas kejadian tersebut,keduanya melaporkan ke Mapolsek Medan Labuhan.

Dari dasar laporan korban dengan Nomor Polisi LP/135/ll/2021/Pel.Belawan,Sek-Medan Labuhan,Tanggal 26 Februari 2021.Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan,Iptu Andi Rahmadsyah SH langsung menuju alamat korban yang sudah dikantongi.Tidak menunggu lama tersangka HP yang tinggal di Desa Manunggal langsung di jemput petugas dengan barang bukti sebilah parang yang dilakukan untuk melukai korban.

“Tersangka HP disangkakan melanggar pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang tindakan penganiayaan, dimana pelaku diancam hukuman penjara paling lama empat (4) tahun,”.

“Jadi tersangka HP ini dijerat dengan pasal 351 Ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun,” ungkap Kapolres Pelabuhan Belawan,AKBP DR MR Dayan SH MH.

(JOB/H)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *