HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Nek Ngatinem,Warga Miskin Berharap Kedatangan Sosok Kapolres Batubara

BATUBARA | JOB.OR.ID-Hidup dalam kemiskinan, Nek Ngatinem atau biasa dipanggil Nek Kelanteng berharap kedatangan Kapolres Batubara AKBP H Ikhwan Lubis SH MH.

Semenjak di tinggal meninggal suaminya Nek Ngatinem 68 tahun harus berjuang untuk bertahan hidup dengan berusaha  berdagang pisang saleh yang penghasilanya 10.00O perhari.

Sempat Viral di media sosial,Nek ngatinem  warga Mangkai Lama,Kec.Lima Puluh,Kab. Batubara ini sempat di kunjungi awak media yang langsung mewawancarai sang nenek berusia 68 tahun di kediamannya tersebut.

Nek Ngatinem(68) saat di tanya awal media mengatakan kalau dirinya ingin sekali bertemu dengan Bapak Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH dan berharap  dapat di bantu kesulitannya.Saat ini dirinya tinggal sendirian namun ada yang menjaga beliau yaitu anak paling kecil,Poni namanya (36).

"Poni bersebelahan dengan rumah nenek , namun dengan keterbatasan ekonomi anak saya hanya dapat membantu seadanya.Saat ini saya berusaha dengan berdagang pisang sale yang penghasilannya pas pasan  terkadang disaat cuaca mendung jangankan penghasilan untuk membeli pisang untuk di olah menjadi pisang saleh saja tidak cukup,"keluh Nek Ngatiem.

"Nenek sudah tua,dibantu Poni anak saya untuk menjual produksi pisang saleh ke agen inilah yang menjadi harapan saya bertahan sampai sekarang,"lanjutnya.

Saat ditanya terkaiat sosok Kapolres,Dirinya menjawab,mendengar dari teman yang masih hidup dan para tetangga kalau Kapolres Batubara Bapak Ikhwan adalah orang baik juga sering menolong,Rajin bersedekah itu pernah ia lihat di Telivisi . Namun dirinya seakan bagaikan pungguk merindukan bulan.Harapannya sekarang  bisa bertemu dengan orang baik ini saja sudah sangat bahagia.Beliau juga mau menyampaikan kalau ada 4 sahabatnya yang sama nasibnya sepertinya.Di usia yang sudah lanjut bertahan hidup dengan membuat sapu lidi juga Alen Alen itu pun dengan modal pas pasan 30 ribu dan kalau untung yang paling banyak bisa mendapat 50 ribu,ya namanya sudah tua hanya itulah yang bisa kami lakukan saat ini.

"Soal bantuan yang di berikan oleh Pemerintah Kabupaten,Dari dahulu sampai saat ini saya gak pernah tau dan tidak menerima hanya beras dan sayur juga 10 butir telur ayam,Lain dari yang saya ini tak pernah ada,katanya bantuan Covid,"ungkap sang nenek,Senin(01/02/2021)

Dalam Investigasi langsung kerumah nenek  Ngatinem di Desa Mangkai Lama,Tim melihat keadaan sangat miris yang terjadi kepada pemukiman Nek Ngatinem di mana tidak memiki penerangan lampu dan tidur hanya beralaskan tilam kapuk yang sudah  tidak empuk lagi hanya foto almarhum suaminya yang menjadi penghias rumah tuanya. ( JOB )

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *