HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Ngaku Polisi Tugas di Polda,Pemuda Asal Medan Diringkus Satreskrim Polres Belawan


BELAWAN | J0B.0R.ID-Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan menangkap David Hendra alias DH (38) warga Jln Platina Lingk.XVI Kel.Titipapan,Kec.Medan Deli.

Pemuda itu diamankan karena mengaku sebagai personel Polisi yang bertugas di Polda untuk merampok.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek H Cahyadi SH SIK  mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan Polisi No.Pol:LP/303/VI/2020/SU/SPKT/Pel.Blwn Tanggal 10 Juli 2020 atas  nama korban Rani (26) Ibu rumah tangga,warga Psr lX,Helvetia,Desa Manunggal,Kec Labuhan Deli,Kab.Deliserdang ini ke Polres Pelabuhan Belawan,Jumat (10/07/2020).

Korban melaporkan,Dirinya menjadi korban perampokan seorang pria yang  mengaku polisi di Tanah 600 Medan Marelan.

"Korban didekati oleh pelaku saat tengah melintas dengan menggunakan sepeda motor. Pelaku yang mengaku polisi yang bertugas di Polda tersebut kemudian meminta surat surat kendaraan bermotor dan saat korban mengeluarkan isi tasnya tiba tiba pelaku merampas dompet milik korban,"kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP l Kadek H Cahyadi SH SIK MH,Minggu (12/07/2020) sekira pukul 13.00 WIB.

Mendapatkan laporan, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mengetahui identitas tersangka. Tak membutuhkan waktu lama, petugas menangkap pelaku di kawasan Tanah 600,Kecamatan Medan Marelan,Sabtu (11/07/2020) sekira pukul 01.00 WIB.

Saat diperiksa, pelaku mengaku sudah melakukan aksi serupa sebanyak 15 (lima belas) kali dari bulan April 2020 s/d bulan Juli 2020 dengan TKP Seputaran Jalan Raya Manunggal s/d Jalan Marelan Raya.

Untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, tersangka diamankan ke Mapolres Pelabuhan Belawan. Petugas juga menyita barang bukti satu unit sepeda motor Vario dengan Nopol BK 8930 PBM dan I buah jaket Polisi.

Dari hasil perbuatannya,Tersangka di jerat dengan pasal 368 Jo 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 (sembilan) Tahun kurungan penjara.

(Jurnalis Online Bersatu)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *