HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Apel Nasional Coklit, Mutakhirkan Data Pemilih Lewat PPDP Kelurahan Tangkahan


TANGKAHAN|JOB.OR.ID-Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan(PPK) kecamatan Medan Labuhan Zulfan Efendi memimpin apel nasional Coklit Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Pencocokan dan Penelitian (PPDP) serentak Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan tepatnya di depan halaman kantor Lurah Tangkahan ,Jalan Rawe 7 pasar 7 lingkungan 10 , Sabtu (18/07/2020).


Apel Nasional Coklit PPDP dihadiri sebanyak 41 orang anggota PPDP,
Apel turut dihadiri Anggota PPK,Medan Labuhan Zulfan Efendi,Ketua PPS Fictor Roganda Tampubolon,Anggota PPS, Relita Buaton,Arif Ramadhan, Lurah tangkahan Muhammad Idris SH,Babinsa Serma Lamsiar Simatupang,Babinkabtimas Aiptu P. Tinambunan Pengawas Kelurahan Desa(PKD)Mahdi.

Zulfan Efendi Lubis menegaskan pencanangan gerakan coklit serentak dilakukan secara nasional secara simbolis yang terpusat di 23 kabupaten Kota Provinsi Sumatera Utara itu diantaranya Kabupaten Tapanuli Selatan,Kabupaten Nias,Kabupaten Tanah Karo,Kabupaten Serdang Bedagai,Kabupaten Simalungun,Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Pakpak Barat, Kabupaten Humbang Hasundutan,Kota Medan, Kota Pematang Siantar, Kota Sibolga, Kota Tanjung Balai, Kota Binjai, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Kabupaten Labuhan Batu Utara,Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat,Kota Gunung Sitoli.


Coklit berlangsung mulai 18 Juli sampai 18 Agustus 2020 di 41  Tempat Pemungutan Suara (TPS)

"Pada Sabtu (18/07/2020), lebih dari 41 anggota PPDP serentak turun seluruhnya. Satu PPDP mencoklit minimal lima rumah," ungkapnya saat diwawancarai awak media Jurnalis Online Bersatu(JOB)usai apel.

Coklit dilakukan dengan mendatangi rumah pemilih di wilayah TPS masing-masing. Setiap PPDP akan bertemu dengan pemilih atau keluarga yang ada di rumah dan dicocokkan dengan data yang ada.
"Misalnya di rumah ada tujuh anggota keluarga. Lalu yang memasuki usia pemilih ada lima orang. Maka dicek dari pertama sampai kelima. Yang dicek seperti nama, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, serta data terkait item lainnya. Jika dipastikan benar, lalu dikasi centang," timpalnya.

(Jurnalis Online Bersatu)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *