HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

HMI Sumut: Pemerintah Buat Masyarakat Makin Panik dan Bingung


MEDAN | JOB.OR.ID- Pandemi Covid-19 di Sumatera Utara masih dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Jumlah korban yang sembuh masih sangat sedikit dibandingkan dengan yang meninggal ditambah dengan yang masih dirawat di rumah sakit.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Badko HMI Sumut, M. Alwi Hasbi Silalahi kepada awak media, Sabtu (11/4) di Medan.

"Kami mengapresiasi kinerja tenaga medis yang telah berhasil menyembuhkan penderita Covid-19. Namun yang menjadi catatan, jumlah yang meninggal dan yang masih dirawat lebih banyak," katanya.

Untuk dapat menekan angka kematian dan bertambahnya pasien positif Covid-19, komitmen pemerintah sangat berpengaruh. Tenaga medis, kata Hasbi, tidak akan mampu berbuat banyak jika pemerintah tidak menjalankan fungsinya dengan baik.

"Kami juga percaya bahwa tenaga medis kita di Sumatera Utara sangat kompeten dan tangguh. Namun hal itu tidak didukung kinerja pemerintah yang baik. Itu sama saja bagaikan perang tanpa amunisi dan strategi," jelasnya.

Menurut Hasbi, pemerintah bahkan membuat masyarakat semakin bingung dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Bagaimana tidak bingung, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah tidak jelas. Informasi yang diterima publik juga tidak jelas, pemerintah semakin tidak konsisten dalam menghadapi pandemi ini," ungkapnya.

Selain itu, Hasbi menegaskan bahwa pemerintah juga membuat masyarakat semakin panik. Khusunya untuk masyarakat kelas menengah ke bawah.

"Kondisi ekonomi semakin memprihatinkan. Di Sumut masih banyak sekali masyarakat yang kurang mampu dan pekerja informal yang digaji hanya saat mereka melakukan pekerjaan. Tapi yang dilakukan malah penutupan jalan dan himbauan-himbauan saja. Masyarakat menjerit, semakin panik," tandasnya.

(Jurnalis Online Bersatu)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *