HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Keluarga Lasdi Arman Kecewa dan Protes Kepada JPU dan Majelis Kasus Pencobaan Pembunuhan


BELAWAN | JOB.OR.ID-Keluarga korban pencobaan pemunuhan lasdi arman kecewa dan protes kepada JPU terkait kasus pencobaan pembunuhan terhadap Lasdi Arman enam bulan lalu,  sidang pertama telah berlangsung tampa adanya  pemberitauan pihak Kejaksaan Negeri belawan terhadap keluarga korban.

Selanjutnya, surat sidang kedua didapatkan dari pihak kepolisian  oleh pihak keluarga korban ,yang seharusnya surat tersebut Pihak Kejaksaan Negeri Belawan yang seharusnya memberikan kepada pihak korban,sementara sidang pelaku sedang berjalan  keduakalinya,"tuturnya. di Pengadilan Negeri Belawan17 Mei 2020.
 
Menurut keterangan Lasdi Arman alias Abah bersama keluarganya yang hadir di pengadilan negeri belawan saat di konfimasi beberapa wartawan kejadian pencobaan pembunuhan hendak sedang  duduk santai di warung sawit dijalan lalang panjang kelurahan Titipapan, kecamatan medan Deli , untuk sarapan pagi bersama anggota IPK ( IKATAN PEMUDA KARYA ) sumut yang akan berangkat untuk mengikuti acara pelantikkan DPD IPK Batu Bara,

Namun rencana itu berubah menjadi insiden terjadi tindakan" pencobaan pembunuhan";terhadap Lasdi Arman,bahkan kenyamanan mereka merasa terusik ketika tiba tiba datang dua orang langsung mendatangi lasdi arman alias abah, selaku ketua Harian IPK sumut (IKATAN PEMUDA KARYA SUMUT).

Mirisnya kedua pelaku tiba tiba langsung mengayunkan senjata tajam samurai dan bambu runcing dengan membabi buta ketubu Lasdi arman (koban)
Meskin dihujani beberapa kali bacokkan kelewang yang bertubi tubit Lasdi arman masih berupaya berlari, menyalamatkan diri,  namun dikejar kedua pelaku . Sempat di lerai oleh rekannya yang bernama Daniel.

namun naas, daniel yang berusaha melerai malahan kena tikaman kedua pelaku tersebut sebanyak tiga kali, hingga harus dibawa ke rumah sakit wulan windi medan marelan untuk menjalani perawatan .
 ,"Ujar Lasdiarman dan keluarga lasdin menyebutkan, bahwa setelah koban jatuh, pelaku langsung meninggal kan lokasi dengan cara melarikan diri.

Tak lama kemudian, pelarian pelaku pun langsung dikejar oleh rekan rekan sesama anggota IPK , hingga tertangkap dan langsung diserahkan ke Polsek Medan Labuhan beserta barang bukti sembilan klewang.

Kedua pelaku yang menyerang dan melakukan pembacokkan terhadap Lasdi arman alias abah, itu diringkus di Medan Labuhan pada hari Sabtu Tanggal  14 - 09 2019, kedua pelaku yang diamankan, masing masing berinisial ES dan GW (40). Keduanya merupakan warga pasar 5 matita, kelurahan martubung kecamatan medan labuhan.

Penangkapan kedua pelaku pun di benarkan oleh Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edy Safari SH, Kedua pelaku diserahkan oleh anggota korban ke Polsek  medan labuhan ,namun demikian, kasus nya  diambil alih oleh Kapolres Pelabuhan Belawan demikian keterangan Kompol Edy Safari melalui pesan whatspp nya. Ucapnya  Lasdi.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH membenarkan bahwa kedua pelaku sudah diamankan .dan juga menyambut bahwa peristiwa itu bukanlah bentrok ,melainkan perkelahian .

Saat ini kedua pelaku sudah diamankan kapolres pelabuhan belawan untuk manjalani pemeriksaan lebih lanjut, ungkap mantan kasipdi indag ditresskrimsus polda sumut .
   
Atas dugaan tindak pidana pelaku dijerat dengan percobaan pembunuhan dan atau secara bersama sama melakukan penganiayaan sebagai mana dimaksud pada pasal 53 jo pasal 340 sup pasal 338 sup pasal 170 jo pasal 351 ayat 3 atau 1 jo pasal 55 56 kuhp pidana menurut informasi berawam aksi percobaan pembunuhan.
     
Diduga permasalahan sakit hati bahkan menurut informasi yang didapat disr kerabat korban bahwa tindakka pembunuhan itu sudah dilakukan ketiga kalinya. Yang pertama, tahun 2005 lokasi kejadian digudang ARB korban atau Lasdi arman alias Abah dipukuli dan dihujang pakai keris pelaku berinisial sr yang kedua tahun 2010,  lokasi kejadian di lalang panjang gudang batu .
pelaku menggunakan senjata tajam,

Kali ini otak pelaku (SR)  menyuruh orang lain yang bernama supra yetno. dan yang ketiga tahun 2019,  lokasi dilalang panjang.
 Lagi lagi SR menyuruh dua orang. Senjata yang dugunakan parang dan bambu tajam, oleh pelaku GW alias igun dan ES alias Edy Ceker sebagai mana tercantum dalam surat pemberitahuan hasil penyelidikkan.

(TIM)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *