HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Miris !!Kekerasan Kembali Terjadi di Ruang Sekolah,Seorang Siswi SMP Muhammadiyah Purworejo Menjadi Korban Penganiayaan Tiga Orang Temannya


JOB.OR.ID | JAWA TENGAH-Kekerasan kembali terjadi di ruang sekolah kali ini menimpa seorang siswi SMP Muhammadiyah Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo Jawa Tengah yang menjadi korban penganiayaan oleh tiga temannya pada Hari Rabu Tanggal 12/02/2020 kemarin.
Kejadian tersebut menjadi perhatian warga setelah video pendek itu viral media sosial dalam rekaman berdurasi 28 detik, tiga orang siswa menganiaya korban dengan cara ditendang dan dipukul. Meski telah menangis tetapi tiga orang siswa tersebut justru terus menganiaya korban, bahkan lebih parah, mereka memukul korban dengan sapu.
Sementara korban berinisial CA (16) warga Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo Sedangkan ketiga pelaku, berinisial TP (16), DF (15), dan UH (15) warga Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Purworejo, Sukmo Widi Harwanto membenarkan adanya peristiwa dalam video itu terjadi di SMP Muhammadiyah Butuh,saat ditemui dalam acara Hari Pers Nasional Pewarta Purworejo pada Rabu malam.
“Itu terjadi di SMP Muhammadiyah Butuh,”tegas Sukmo Widi Harwanto
Selanjutnya Polres Purworejo langsung bergerak cepat mengamankan tersangka kasus penganiyayan yang dilakukan siswa SMP Muhammadiyah Butuh terhadap temannya ini.
Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito menegaskan tersangka sudah kami amankan diPolres Purworejo saat ini.katanya pada Hari Kamis tanggal 13/02/2020 pagi.
Diterangkan kejadian berawal korban berada di kelas sedang mengerjakan tugas pada saat itu tersangka TP dan DF yang merupakan kakak kelas korban masuk kedalam kelas membawa sapu kemudian tersangka TP mendekati korban dan meminta uang Rp 2.000,namum korban menolak.
Kemudian tersangka DF langsung memukul korban dengan tangan kosong,menendang dan memukul menggunakan gagang sapu karena korban tidak menberikan uang,selanjutnya tersangka TP dan UH juga ikut memukul dan menendang korban.tersangka TP juga mengambil paksa uang Rp 4.000 dan mengancam korban supaya tidak bilang siapapun.terang Kapolres Purworejo.

“Yang dikenakan yaitu pasal 80 ayat 1 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2020 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana paling lama 3 Tahun 6 bulan dan denda paling banyak Rp 72 juta,”tegasnya

Masyarakar juga dihimbau agar tidak menyebar luaskan video,gambar atau data tersangka maupun korban.imbuh Kapolres Purworejo.

“Bila masyarakat memiliki data video,gambar yang mengandung unsur sara,kekerasan yang kemungkinan itu tindak pidana laporkan kepada kepolisian,”pungkasnya.
(Jurnalis Online Bersatu)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *