HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.
Polsek Medan Baru Tembak Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan

By On February 28, 2020


MEDAN | JOB.OR.ID -Unit Reskrim Polsek Medan Baru Polrestabes Medan, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan didalam rumah . Yang terjadi di Jalan Punak No. 80 Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, tepatnya di Warung Kafe.

Dalam pengungkapan ini petugas memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap kaki sebelah kiri tersangka Saddam Husen alias Putra (27), warga Jalan Punak No.3 Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, karena tersangka berusaha kabur disaat petugas dari Polsek Medan Baru  akan melakukan penangkapan.

Sedangkan rekan tersangka berinisial F (16) masih diburu petugas Tim Khusus Anti Bantit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Medan Baru.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H.Tobing SIK MH mengatakan tersangka ditangkap bermula dari tindaklanjut Laporan Polisi Nomor : LP/251/II/2020/Polrestabes Medan/SEK. M. BARU, tanggal 23 Februari 2020, dengan pelapor a/n Suwadi (49). Warga Jalan Sekip Gang Agus Salim No.19 Medan Petisah.

Petugas yang menerima laporan korban, turun ke lokasi melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV. Berdasarkan CCTV tersebut, petugas mengungkap identitas pelaku bernama Saddam Husen als Putra dan rekannya berinisial F (DPO) melakukan pencurian dirumah korban pada hari Minggu tgl 23 Feb 2020 pukul 04.00 Wib.

“Pada hari Kamis tanggal 27 Februari 2020 sekitar pukul 20.30 wib, petugas mendapatkan informasi keberadaan pelaku Saddam Husen di Jalan Punak di dalam Warnet Punak. kemudian petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Imanuel Ginting SH MH dan Panit 2 Reskrim Ipda Ipda Sondi Raharjanto bergerak cepat menangkap pelaku,” jelasnya.

Dari pengakuan Saddam Husen Als Putra, petugas mengamankan pelaku M. Thaib sebagai penadah berikut barang bukti Hp merk Xiaomi red MI A7 ke kantor Polsek Medan Baru.

“Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap rekan tersangka berinisial F (16) yang berperan melihat keadaan sekitar rumah korban,” pungkasnya.

(Jurnalis Online Bersatu)

Si Propam Polrestabes Medan Lakukan Pemeriksaan Personil Polsek Medan Helvetia

By On February 28, 2020



MEDAN | JOB.OR.ID - Si Propam Polrestabes Medan yang dipimpin oleh Kanit Provoos Akp.Ahmad Khaidir Harahap.S.Sos dan beberapa anggotanya melakukan Pemeriksaan terhadap Personil Polsek Medan Helvetia di halaman Apel Polsek Medan Helvetia, yang mana sebelumnya dilaksanakan Apel pagi seperti biasanya.Sabtu (29/02/2020), pukul 09.30 wib.

Adapun pelaksanaan pemeriksaan ini terkait dengan sikap tampang dan perlengkapan perorangan serta administrasi yang harus dilengkapi oleh Personil Polsek Medan Helvetia dalam pelaksanaan tugasnya sebagai anggota kepolisian.


Sesuai surat Kapolrestabes Medan Nomor : B/3139/II/OPS.1.3/2020, tanggal 19 Februari 2020, tentang jadwal pelaksanaan Oprasi Gaktiplin jajaran Polsek.

Selama pemeriksaan dilaksanaan oleh Si Propam Polrestabes Medan tidak ada temuan ataupun pelanggaran yang dilakukan oleh Personil Polsek Medan Helvetia.

"Assallammuallaikum, Selamat pagi menjelang siang, pagi ini atau siang ini, Kami melaksanakan kegiatan di Polsek Medan Helvetia



Adapun maksud dan tujuan dilaksanakan Gaktiplin adalah untuk mengantisipasi dan mengingatkan seluruh personil Polri khususnya jajaran Polrestabes Medan, agar senantiasa tertib disiplin tetap patuh dan wajib melengkapi seluruh surat - surat kendaraan sikap tampang dan cara berpakain serta penampilan perorangan Polri,

Hal ini bertujuan agar segala arahan ataupun perintah statmen dari pimpinan itu terlaksana dengan tujuan agar Polisi ini melayani masyarakat dengan sikap tampangnya dengan kelengkapan perorangnya dan segala kegiatan sesuai dengan harapan dan standart oprasional Polri,

Harapan Kami setelah Kami datang ke Polsek Medan Helvetia ini yang belum disiplin serta melengkapi surat - suratnya agar lebih tertib dan disiplin, demikian kegiatan kami pada pagi hari ini di Polsek Medan Helvetia,

Terima kasih,
Assallammuallaikum warahmatullahi wabarakatuh".ucap Akp.Khaidir.S.Sos.

(Jurnalis Online Bersatu)

Pasca Terjadinya Bentrok TNI - Polri di Taput, Kapolda Sumut dan Pangdam l /BB : Situasi Sudah Kembali Kondusif

By On February 28, 2020


MEDAN | JOB.OR.ID -Pasca terjadinya bentrokan antara TNI- Polri yang terjadi di Taput, Kamis (27/02/2020) Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si bersama Pangdam I/BB Mayjen  TNI MS Fadhilah angkat bicara memberi penjelasan bertempat di Makodam I/BB, Jumat (28/02/2020)

Dalam kesempatan ini turut hadir Kasdam I/BB Brigjend TNI Didit Purwono, PJU Kodam I/BB, PJU Polda Sumut, Para Kapolres/Tabes/Ta Jajaran Polda Sumut sertaPara Dandim,Danrem dan Danyon Jajaran Kodam I/BB

Dalam kesempatam tersebut,  Pangdam I/BB menjelaska bahwa bentrokan yang terjadi di Kab. Tapanuli Utara merupakan kesalahpahaman yang terjadi dilapangan. Pangdam I/BB menyampaikan permintaan maaf kepada Kapolda Sumut dan Jajaran serta masyarakat atas kesalahan yang dilakukan Pesonil TNI tersebut.

"Saya selaku Pangdam memohon maaf kepada personil Polda Sumut serta masyarakat atas terjadinya peristiwa ini. Kami tentunya tidak tinggal diam dan akan memberi Penindakan terhadap Personil TNI yang terlibat atas kejadian tersebut. Saya harap kejadian serupa tidak terjadi lagi dan TNI-Polri akan semakin solid", ungkapnya


Sementara itu, Kapolda Sumut menyampaikan bahwa kejadian yang terjadi di Kab. Tapanuli Utara adalah kesalahpahaman antara Personil. Beliau meminta kepada Dandin dan Danyon di wilayah untuk membimbing dan membantu personil Polri yang ada di wilayah Sumatera Utara guna meningkatkan soliditas antara TNI-Polri

"Polri sangat membutuhkan personil TNI untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Dearah Sumatera Utara oleh karena itu mari kita tingakatkan solidaritas TNI-POLRI", ungkapnya

Terkait beberapa personil mengalami luka-luka telah diberi penanganan medis. Nantinya Kapolda Sumut bersama Pangdam I/BB Martuani akan segera menjenguk personil tersebut

"Setelah kejadian ini saya harap kerjasama dan soliditas TNI-Polri di Sumut akan semakin meningkat. Saya minta baik personil TNI maupun Polri apabila ada permasalahan dapat diselesaikan secara baik-baik sehingga kejadian serupa tidak terjadi kembali", ujar Kapolda Sumut.

(Jurnalis Online Bersatu)

Kapolda Sumut Beri Perbekalan Kepada Orang Tua dan Siswa Diktuk Bintara Polri SPN Hinai Polda Sumut T.A 2019 / 2020

By On February 28, 2020



LANGKAT | JOB.OR.ID -Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si memberikan pembekalan kepada orang tua dan siswa Diktuk Bintara Polri SPN Hinai Polda Sumut T.A 2019/2020 bertempat di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Jumat (28/02/2020)

Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K,M.Hum, para Pejabat Utama Polda Sumut, personil SPN Hinai Polda Sumut, orang tua siswa serta siswa Diktuk Bintara Polri SPN Hinai Polda Sumut T.A 2019/2020 berjumlah 271 orang

Kegiatan diawali dengan paparan dari Ka SPN Hinai Polda Sumut  kemudian dilanjutkan dengan pembekalan dari Kapolda Sumut. Dalam kesempatan tersebut,  Kapolda Sumut mengatakan bahwa karir yang diperoleh beliau di Insituti Kepolisian ini membutuhkan usaha dan kerja keras yang memiliki proses panjang. Oleh karena itu,  para siswa jangan terus merasa puas dengan hasil yang dicapai saat ini namun harus terus belajar


Kapolda Sumut mengingatkan para orang tua siswa untuk mengawasi anak-anaknya dari penyalahgunaan Narkoba. Peran orang tua sangat penting dan sangat diperlukan. Hal ini guna mendeteksi dini agar jangan sampai anak-anak menggunakan Narkotika. Narkotika sangat berbahaya dan merusak generasi bangsa

Beliau turut memberikan atensi kepada para siswa untuk tidak mencoba menggunakan Narkotika setelah lulus menjadi anggota Polri. "Saya tidak pandang bulu. Siapapun yang melakukan penyalahgunaan Narkotika baik itu masyarakat maupun anggota Polri akan saya beri tindakan tegas terukur", ungkapnya

Dalam kesempatan tersebut,  Kapolda mengajak orang tua dan siswa berdoa untuk orang tua siswa yang meninggal dunia di Humbahas. "Sekali lagi saya minta bapak ibu doakan anak-anak kita agar mereka dapat menjadi Polisi yang berguna bagi nusa bangsa serta dapat membanggakan kampung halamannya"tutup Kapolda.

(Jurnalis Online Bersatu)

Jumat Barokah,Kapolda Sumut Sampaikan Pesan Kamtibmas di Mesjid Al Amin

By On February 28, 2020


MEDAN | JOB.OR.ID-Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si didampingi Pejabat Utama Polda Sumut melaksanakan Safari Jumat Barokah di Masjid Al-Amin, Jalan Belibis Perumnas Mandala Kel. Kenangan Kec. Percut Sei Tuan, Jumat (28/02/2020)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Ketua Bkm Masjid Al Amin, Bpk. Romi Boy Nasution, Ustadz Katibh Jumat Bpk. Drs. Sahrun Purba, Camat Percut Sei Tuan Bpk. Drs. Khairul Azman Harahap, M.Ap, Danramil 13 Percut Sei Tuan, Mayor. Arh M.Rizal, S.Sos, Kapolsek Percut Sei Tuan, Lurah Kenangan Bpk. Aminullah Pohan, Tokoh Masyarakat Lingkungan Belibis Bpk. Indra Utama, Masyarakat Sekitar Masjid Al Amin Perumnas Mandala

Kapolda Sumut menyampaikan bahwa Polda Sumut memiliki Program Pribadi yaitu Jumat Barokah dan Minggu Kasih guna meningkatkan tali silaturahmi warga masyarakat dengan Polisi.
Masalah yang paling utama di Sumut saat ini adalah penyalahgunaan Narkotika, dan Polda Sumut menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap para pelaku penyalahgunaan Narkotika baik Masyarakat maupun personil Polri.

Tindakan tersebur dilakukan karena berdampak besar merusak generasi penerus bangsa. Kapolda berharap kepada para orang tua dapat menjadi polisi dirumah masing-masing untuk melindungi anak-anak kita, dengan cara mengecek tas, lemari, kamar dan barang-barang lainnya serta memperhatikan perubahan prilaku anak.


Kapolda Sumut turut menegaskan bahwa Polda Sumut juga tidak akan bertoleransi dengan togel dan judi, karena sudah merusak sendi perekonomian rakyat yang disisihkan untuk beli togel dan judi.

Dalam kesempatan tersebut,  Kapolda Sumut memberikan santunan Tali Asih Ssebanyak 300 kantong Sembako, dan secara simbolis kepada 10 Orang Masyarakat Sekitar Masjid Al Amin.

(Jurnalis Online Bersatu)

Team Volly Binaan Polsek Medan Helvetia Meraih Juara II Dalam Tournament Bola Volly Putri Balam Cup Ke VI 2020

By On February 28, 2020


MEDAN | JOB.OR.ID -Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamaean Hutahaean.S.H.S.I.K. yang didampingi Wakapolsek Iptu. Karya Tarigan.S.H. dan Panit 1 Binmas Ipda Sutrisna menyambut dengan hangat serta kekeluargaan terhadap Team Volly Binaannya yang meraih juara II dalam Tournament Bola Volly Putri Balam Cup ke VI 2020 di Polsek Medan Helvetia.Jum'at (28/02/2020), pukul 19.15 wib.

"Kita jangan merasa kecil hati dan patah semangat dalam hal pertandingan Volly tadi, dikarenakan tidak meraih juara I, Saya tadi melihat langsung pertandingan tadi, ibu - ibu sudah cukup bagus dan semangat dalam pertandingan Volly tadi, Team kita aja yang kurang rutin latihan saja bisa meraih juara II,


Saya cukup bangga, team kita ini sangat kompak dan bisa menutupi satu sama lainnya disaat momen - momen tertentu untuk mematahkan serangan lawan,

Terus dipertahankan kekompakan Team ini, jangan patah semangat, terus berlatih dan berlatih, walaupun saat Final tadi kita Polsek Vc kalah dengan Ps.Batara Polonia dengan score 3 buat Ps.Batara Polonia dan Kita Polsek Vc 1".ucap Kompol Pardamean Hutahean S.H.S.I.K.


"Terima kasih Pak Komandan, kami akan tetap berlatih lebih giat lagi, dan terima kasih juga kami sudah sangat senang dan bangga kepada Pak Kapolsek yang selalu mendampingi kami disaat pertandingan, itu yang terkadang tanpa kami sadari begitu perhatiannya Bapak kepada kami, tanpa dukungan dan perhatian Kapolsek serta jajarannya, mungkin kami pun tak bisa meraih juara II, sekali lagi terima kasih buat Kapolsek dan jajarannya".ucap Bu Tahe ketua Team Volly Polsek Vc.

(Jurnalis Online Bersatu)

Saling Berbagi di Jumat Barokah,Polsek Kotarih Berikan Sembako ke kaum Dhuafa

By On February 28, 2020


SERDANG BEDAGAI | JOB.OR.ID -Kapolsek Kotarih di wakili oleh Kepos Pol Bintang Bayu Polsek Kotarih Polres Sergai Aiptu Harto Pardede bersama Bhabinkamtibmas Bripka H Bakkara memberikan sejumlah paket sembako kepada kaum dhuafa warga Dusun II Desa Ujung Negeri Hulu Kecamatan Bintang Bayu, Sergai, di Mesjid Jami' Nurul Iman, Jum’at (28/2/2020) pukul 10.30 wib.

Turut mendampingi  Kapos dan Bhabinkamtibmas tersebut Camat Bintang Bayu Sri Hernawati dan mewakili Danramil-17 Kotarih Peltu M Turnip dan Rombongan diterima Kepala Desa Ujung Negeri Hulu Amril dan Ketua Badan Kemakmuran Masjid Nursaid.

Dihadapan kaum dhuafa usai menyerahkan sembako, Kapos Bintang Bayu Aiptu H Pardede menyampaikan beberapa pesan-pesan Kamtibmas diantaranya mengajak masyarakat bersama-sama membantu pihak kepolisian dalam pemberantasan narkoba,perjudian dan kejahatan lainnya karena merupakan komitmen Bapak Kapolres untuk memberantas kejahatan tersebut

“Pemberian sembako ini adalah bagian dari program Bapak Kapolres Sergai  yaitu Jumat Barokah yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Bantuan yang diberikan ini janga di lihat dari nilainya tapi lihatlah dari bentuk keperdulian Polri kepada masyarakat,”ujar Pardede.

Camat Bintang Bayu Sri Hernawati yang turut mendampingi menyampaikan, apa yang dilakukan Kapos Bintang Bayu adalah bagian dari program Kapolres untuk mendekatkan polisi ketengah-tengah masyarakat dengan harapan ada bentuk kerjasama dalam hal pemberantasan narkoba dan judi seperti yang diharapkan Kapos tadi terjalin,ujar Camat.

Kades Ujung Negeri Hulu Amril pada kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih kepada Kapos Bintang Bayu yang telah memberikan sembako kepada warganya dan berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban warga yang benar-benar kurang mampu. (JOB/Hum PS)

Mendagri:  Kepala Desa Jangan Malu Belajar Ke Desa yang Berhasil

By On February 28, 2020


PALEMBANG | JOB.OR.ID- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, ada dua cara untuk mengembangkan kemampuan dasar administrasi keuangan kepala desa.  Pertama para kepala desa secara sukarela, berinisiatif untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan ini secara pribadi. Caranya
tanya kepada yang sudah berhasil. Lihat dan belajar ke desa yang berhasil dan telah sukses membangun desanya. Jangan malu untuk belajar kepada kepala desa yang berhasil.

" Belajar ke situ, bagaimana caranya seperti itu, tanya, atau minta arahan, tanya kepada orang di tingkat pemerintahan kabupaten atau provinsi yang kita anggap ini orang jagoan mengerti, baik hati, dan ikhlas mau memberikan ilmunya, belajar. Ini namanya proses dari bawah, buttom up, belajar sendiri," kata Menteri Tito saat memberi arahan di acara Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020, yang juga dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar di Gedung Main Dining Hall, Komplek Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/02/2020).

Cara kedua, kata Tito, lewat cara top down. Melalui pelatihan yang dilakukan oleh pemerintah daerah atau Kemendagri. Jadi instansi pemerintahan yang berikan pelatihan singkat, bagaimana mengelola keuangan dan orang dengan baik. Bagaimana cara  mengelola administrasi pemerintahan, ini yang perlu diberikan.

"  Yang ringan-ringanlah, dan kemudian mempelajari tadi dari pemerintah. Makanya saya  minta betul di provinsi ada BPSDM, Bandiklatnya, tolong mungkin pemerintah kabupaten atau kota juga bisa membuat kursus singkat saja. Anggarkan supaya ada pelatihan-pelatihan singkat kepada kepala desa.  Sehingga mereka secara bergilir, upaya mereka paham apa yang dikerjakan, dan bisa berinovasi dan berkreatif," katanya.

Dana desa juga, kata Tito, mesti diawasi pengelolaan dan penggunaannya. Jangan sampai, dana desa disalahgunakan. Salah sasaran. Karena itu, ia minta para camat untuk pro aktif ikut mengawasi. Begitu juga dengan  biro pemerintahan di Pemda, para inspektorat baik di tingkat provinsi, kabupaten dan kota. Semuanya harus ikut mengawasi.

" Bukan hanya pengawas, tetapi juga nasehat, supervisi dan memberikan dukungan untuk pendampingan, mau diapakan dan bagaimana mengatur keuangannya, administrasinya seperti apa. Agar jangan sampai melanggar hukum," katanya.

Khusus kepada para penegak hukum, baik itu  Kejati, Kajari dan jajaran kepolisian, Tito juga meminta untuk mengawasi dana desa. Serta membantu kepala desa agar dalam mengelola dana desa, tidak ada aturan yang dilanggar. Katanya, ada dua fungsi dari penegak hukum yang bisa dilaksanakan kaitannya dengan penggunaan dana desa. Fungsi pertama adalah fungsi konsultasi dan adviser. Jadilah penasehat atau konsultan. Yang kedua adalah fungsi penegakan hukum kalau terjadi pelanggaran,

" Nah kita paham dari data-data yang kami miliki. Sekali lagi saya tidak mengatakan bapak kepala desa dan ibu-ibu kepala desa itu rendah pengetahuannya, tidak, tetapi dari data yang kita miliki, 60 persen, mohon maaf tidak tamat SLTA di seluruh Indonesia. Sehingga bisa saja ini salah administrasi. Kalau salah-salah administrasi jangan lapor langsung penegak hukum, berikan bimbingan. Jadi rekan-rekan pengawas internal, inspektorat, kepala biro pemerintahan, Polri, kejaksaan, berikan bimbingan agar teman-teman kepala desa ini, yang administrasinya kurang-kurang bantu mereka untuk diperbaiki, saya kira itu," tutur Tito.

Kecuali kata Tito jika dana desa itu digunakan oleh kepala desa untuk keperluan pribadi. Maka, untuk kasus yang seperti ini, harus diproses secara hukum. Karena sudah menyalahgunakan dana desa

" Kalau ini kata orang Palembang harus masuk supaya terbuang. Maksud terbuang itu diproses hukum.  Jadi itu tolong, karena kalau seadainya semua langsung pukul penegakan hukum yang terjadi nanti adanya ketakutan dari kepala desa padahal kita tahu salahnya bukan karena disengaja , bukan karena niatnya. Administrasinya kurang-kurang dikitlah.  Kalau sampai dipukul nanti malah jadi stagnan. Daripada saya ditangkap duitnya biar saja di situ, duit akhirnya tidak jalan. Padahal Bapak Presiden melalui Menkeu sudah punya ide yang luar biasa untuk menghidupkan desa. Akhirnya desanya tidak jalan karena uangnya tidak beredar, tidak beredar karena kepala desanya takut, apalagi kalau di takut- takuti," kata Tito panjang lebar.

Puspen Kemendagri

Mendagri Ingatkan Penggunaan Dana Desa Harus Transparan

By On February 28, 2020


PALEMBANG | JOB.OR.ID - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan penggunaan dana desa harus transparan. Mesti partisipatif, masyarakat desa perlu tahu untuk apa saja dana desa itu digunakan. Oleh karena itu, sangat perlu media untuk mempublikasikan itu. Pemerintah desa bisa pasang baliho atau pengumuman berisi rincian penggunaan dana desa.

" Maka yang pertama perangkat desa itu jika dana sudah diterima,  segera membangun komunikasi dengan badan musyawarah desa, bicarakan ini uang mau diapain, itu kira-kira. Setelah disetujui uangnya mau dipakai buat apa maka penggunaanya harus transparan. Di semua desa harus dibuat baliho, dana desa A jumlahnya sekian, rencana penggunanya buat A, B, C dan D. Sehingga semua masyarakat desa tahu uang itu mau diapakan. Ini agar dilaksanakan," kata Tito saat berbicara dalam acara Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020, yang juga dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar di Gedung Main Dining Hall, Komplek Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/02/2020).

Masih terkait dengan dana desa, kata Tito, yang jadi perhatian pemerintah adalah masalah manajemen di perangkat desa. Ini yang mesti di tata. Kementerian Desa mengurusi program-programnya. Sementara, Kementerian Dalam Negeri punya tugas mendidik dan melatih para perangkat desa, sehingga mereka memahami bagaimana membuat atau menjalankan program  dengan baik. " Ini supaya dana desa yang ditransfer betul-betul dirasakan oleh masyarakat bukan dirasakan oleh perangkat desa," katanya.

Tito menambahkan, para kepala desa memang adalah pemimpin yang sedikit banyak paham kondisi desanya. Tahu betul, apa saja problem yang ada di desa dan warganya. Tapi untuk mengelola dana desa yang baik, tak hanya cukup dengan itu. Kepala desa juga harus menguasai pengetahuan dasar tentang  manajemen.

" Kepala desa itu adalah manajer. Dia membawahi  kaur-kaur. Membawahi masyarakat di desanya, RT, RW dan lain-lain, maka dia harus memiliki kemampuan dasar manajerial. Yang kedua, dia mau dipilih tadinya dia mungkin tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat di daerah itu mungkin, tapi harus juga menguasai dasar tentang ilmu pemerintahan karena menjadi kepala desa, dia menjadi kepala pemerintah di desanya," ujarnya.

Pengetahuan lainnya yang mesti dikuasai kepala desa, kata Tito adalah dasar-dasar tentang administrasi keuangan. Karena uang atau dana desa yang dikelola jumlahnya cukup besar hampir 1 miliar tiap desa. Dan ini baru satu sumber. Belum lagi, kalau menerima dana hibah. Jadi cukup besar anggaran yang dikelola.

" Anggaran ini adalah anggaran yang harus dikelola, sebagaimana dia mengelola anggaran milik keuangan negara. Maka perlu memiliki kemampuan dasar administrasi tentang mengelola keuangan negara," ujarnya.

Puspen Kemendagri

Mendagri Minta Dana Desa Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat, Bukan Perangkat Desa

By On February 28, 2020


PALEMBANG | JOB.OR.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., meminta agar dana desa yang kini memiliki skema baru untuk ditransfer ke rekening desa, agar betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan perangkat desa. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 di Gedung Main Dining Hall, Kompleks Jakabaring Sport City (JSC), Sumatera Selatan, Jumat (28/02/2020).

“Tugas daripada Kemendagri adalah bagaimana agar perangkat desa ini jalan, memahami, bisa membuat programnya, mengambil keputusan, program apa yang akan dibuat dengan dana yang ditransfer itu supaya betul-betul dirasakan oleh masyarakat, bukan dirasakan oleh perangkat desa,” kata Mendagri.

Agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dana desa, maka perangkat desa harus melakukan sejumlah langkah perencanaan program yang diawali dengan membangun komunikasi dengan Badan Musyawarah Desa.

“Maka yang pertama, perangkat desa segera membangun komunikasi dengan Badan Musyawarah Desa (Bamusdes), bicarakan ini uang mau diapaain. Setelah disetujui, maka penggunaanya harus trasparan, semua desa harus dibuat baliho, dana desa A jumlahnya sekian, rencana penggunanya buat A, B, C, D, sehingga semua masyarakat desa tahu uang itu mau diapakan,” ujarnya.

Tak hanya itu, sebagai orang yang diamanahi masyarakat di desa, kepala desa dituntut untuk mampu memahami persoalan di desa, inegritas, serta memiliki kemampuan manajerial yang baik.

“Nah kedua, kita memahami bahwa kepala desa ini adalah dipilih oleh rakyat desa masing-masing adalah orang yang berpengalaman dan tahu tentang desanya berikut persoalannya, tinggal problemnya masalah integritas dan masalah pengetahuan dasar yang perlu dimiliki, yaitu pengetahuan tentang manajemen, bagaimana mau mengatur, kepala desa itu adalah manajer, maka harus memiliki kemampuan dasar manajerial,” jelasnya.

Tak kalah penting lainnya adalah mengetahui dasar-dasar administrasi keuangan. Pasalnya, jumlah dana desa yang ditransfer ke rekening desa tidaklah sedikit.

“Ketiga, perlu menguasai dasar-dasar tentang administrasi keuangan, karena uang yang ditransfer, yakni dana desa ini jumlahnya cukup besar, rata-rata dananya hampir Rp. 1 Milliar tiap desa. Ini baru satu dari 7 sumber lainnya, termasuk hibah, Bumdes, jadi cukup besar anggaran yang dikelola, sehingga perlu memiliki kemampuan administrasi tentang mengelola keuangan negara,” kata Mendagri.

Besarnya anggaran yang dikucurkan pemerintah tentu perlu diawasi penggunaannya agar tepat sasaran, untuk itu Mendagri meminta kepala daerah turut mengawasi penggunaan dana di tingkat desa. Tak hanya dalam bentuk pengawasan, supervisi maupun dukungan penggunaan perlu diberikan guna penggunaan dana yang tepat.

“Berikutnya lagi dana desa ini harus diawasi, jangan salah sasaran apalagi disalahgunakan. Nah untuk itu, rekan-rekan camat, kemudian di Kabupaten ada Kepala Biro Pemerintahan, Inspektorat, di tingkat provinsi juga, ini diharapkan bukan hanya pengawas, tetapi juga nasehat supervise dan memberikan dukungan untuk pendampingan dalam mengatur dana desa,” pesan Mendagri.

Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 kali ini juga turut dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. Rapat kerja dilakukan untuk memastikan bahwa arahan Presiden Joko Widodo agar penyaluranan dana desa benar-benar efektif dan memberikan manfaat nyata bagi desa, dapat dilaksanakan dan terwujud dengan baik.

Puspen Kemendagri

Mendagri:  Dana Desa Harus Tepat Sasaran dan  Benar-Benar Dirasakan oleh Masyarakat

By On February 28, 2020


PALEMBANG | JOB.OR.ID - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, bahwa pemerintah pusat akan terus memonitor realisasi dana desa dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jangan sampai dana atau anggaran yang ditransfer ke daerah itu 'ngendon' di bank. Di simpan dalam bentuk deposito harus segera dibelanjakan. Sehingga, dana desa dan realisasi anggaran daerah pun tepat sasaran. Benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

" Saya sudah sepakat dengan Ibu Menkeu (Menteri Keuangan Sri Mulyani) setiap bulan kami akan monitor realisasinya. Akan dimonitor tiap-tiap daerah mana realisasinya bagus, mana yang ngendon di bank, disimpan di bank, tidak diputarkan, mengharapkan bunga depositonya, ini tidak boleh terjadi, harus beredar di masyarakat," kata Tito saat memberi sambutan Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pemanfaatan Dana Desa Tahun 2020, yang digelar di Gedung Main Dining Hall, Komplek Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/02/2020.


Dalam rapat yang juga dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, Menteri Tito juga menjelaskan perubahan mekanisme pencairan dana desa. Menurut Tito, perubahan mekanisme pencairan dana desa itu, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Jokowi, agar dana yang ditransfer ke daerah, segera dibelanjakan. Direalisasikan. Termasuk dana desa tentunya.

"  Ini skema baru dari Bapak Presiden melalui Ibu Menkeu, yaitu dulu dana desa itu diparkir dulu, ditrasfernya ke kabupaten. Kalau sekarang langsung transfernya ke rekening desa," katanya.

Namun, kata Tito, dana desa tidak ditransfer ke rekening pribadi kepala desa. Tapi, dikirim ke rekening milik desa. Kenapa, transfer dana desa sekarang langsung dikirim ke desa, karena Presiden Jokowi ingin, dana tersebut langsung dibelanjakan. Direalisasikan dalam program pembangunan yang bisa menggerakkan potensi desa. Sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat desa.

" Bapak Presiden ingin agar  pemikiran membangun dari pinggiran,  membangun dari desa itu betul-betul nyata,  muncul bergeliat," ujarnya.


Selain itu dengan ditansfer langsung ke rekening desa, kata Tito, kepala desa tak lagi harus susah payah datang ke ibukota kabupaten atau kota untuk mencairkan dana desa. Ini juga jadi salah satu resep untuk memangkas birokrasi. Sehingga dana bisa cepat diterima. Cepat pula dibelanjakan.

" Supaya (kepala desa) enggak ramai-ramai lagi datang ke Palembang," ujarnya.

Intinya, kata Tito, Presiden ingin dana desa secepatnya ditransfer. Secepatnya pula belanjakan.  Dan, itu berlaku tidak hanya untuk dana desa, tapi juga untuk dana yang ditransfer ke Pemda. Karena saat ini, Indonesia tengah menghadapi tekanan ekonomi dampak dari munculnya virus corona dan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

" Kita sedang mengalami tekanan ekonomi yang kuat akibat perang dagang dan corona virus yang dampaknya terasa di sektor pariwisata, ekspor dan impor. Apalagi Tiongkok ini  adalah partner impor dan partner ekspor nomor satu. Dampaknya terasa, oleh karena itu salah satu upaya kita,  anggaran yang ada itu segera beredar," ujarnya.

Tujuannya, menurut Tito, untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi. Memperkuat daya tahan ekonomi di  daerah masing-masing. Sehingga geliat ekonomi dirasakan oleh masyarakat. Denyut nadi ekonomi rakyat tetap hidup. Dengan begitu, inflasi bisa ditekan. Karena jika inflasi tak terkendali, harga barang akan naik. Ini akan memukul daya beli masyarakat.

" Ini  supaya rakyat kita perutnya terisi karena gejolak hanya bisa terjadi kalau terjadi kenaikan harga, ada inflasi karena rakyat susah untuk membeli, daya belinya tidak kuat. Nah untuk itu transfer dana  ke daerah yang besarnya mencapai 856 trilliun ini ke daerah, dan yang ke desa sebesar 72 triliun itu  secepat mungkin dibelanjakan," katanya.


Tapi Tito mengingatkan, sebelumnya dibelanjakan, baik itu anggaran di APBD dan dana desa, dimusyawarahkan dulu sesuai aturan. Di tingkat provinsi, kabupaten dan kota, sebelum dibelanjakan, APBD mesti dikomunikasikan dan dibahas dengan baik oleh pemerintah daerah dan DPRDnya. Begitu juga di desa,  rencana belanja dana desa harus dimusyawarahkan dulu dengan baik.

" Jadi tolong rekan-rekan bupati, walikota dengan atensi dari bapak gubernur selaku wakil pemerintah pusat di daerah, tolong segera APBD-nya  diketok kalau yang belum. Koordinasikan  dengan DPRD masing-masing supaya APBD-nya sudah jadi, bisa langsung dieksekusi. Tentunya harus sesuai aturan. Terutama dibelanja barang dan di belanja modal, belanja barang untuk operasional dan belanja modal pengadaan barang dan jasa. Tapi harus sesuai aturan. Segera bicarakan, dirapatkan dan dieksekusi begitu uangnya datang, supaya uangnya beredar di masyarakat," pungkasnya.

Puspen Kemendagri

Polsek Medan Area Berhasil Meringkus Tiga Orang Bandar Narkoba di Percut Sei Tuan

By On February 28, 2020


MEDAN |JOB.OR.ID-Niat Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago,SH,MH untuk memberantas peredaran gelap narkoba semakin nyata terlihat . tiga orang pria berhasil di sergap tekap anti narkoba Polsek Medan Area dari sebuah lokasi yang berada di Kelurahan Lau Dendang ,Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Jumat 21/2/2020.

Kapolsek Medan Area Komisaris Polisi Faidir Chaniago ,SH,MH menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi dari masyarakat kepada kami . informasi tersebut menyebutkan bahwa ada nya sejumlah pria yang kerap melakukan transaksi Narkoba di jalan Perhubungan Gang Kenanga Percut Sei Tuan .

“Mendapatkan informasi tersebut , Saya langsung memerintahkan kanit reskrim Iptu JH Panjaitan,S.Sos ,SH,MH untuk melakukan penangkapan terhadap pria yang meresahkan tersebut . bersama dengan Ipda TM Tambunan ,SH,MH berikut sejumlah personil reskrim langsung menuju ke lokasi yang di maksud .

Setibanya di lokasi . personil berkordinasi dengan kepling setempat untuk didampingi melakukan penggerebekan ke sebuah rumah yang dituju dan pada saat petugas masuk ke dalam rumah untuk melakukan penggerebekan tiga orang pria yang saat ini menjadi tersangka bersembunyi dibawah tempat tidur . Tutur Faidir

Pada saat diamankan dan di lakukan penggeledahan terhadap ketiga orang yakni “ Suwandi , Angga  Adristio dan Aprizal , personil Medan Area yang didampingi oleh kepling menemukan 1 Plastik Klip Sabu , Satu buah bong lengkap dengan kaca berikut dua buah hp .

Saat ini kami masi melakukan pengembangan dan ketiga tersangka kami tahan di Polsek Medan Area untuk di proses secara hokum , karena kami sangat atensi terhadap Program Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Martuai Sormin ,Msi untuk memberantas peredaran gelap narkoba .Ungkap Pria Nomor Satu di Polsek Medan Area Faidir Chan tersebut kepada wartawan .

(Jurnalis Online Bersatu)

Anjang Sana Jumat Barokah Polsek Medan Helvetia

By On February 28, 2020


MEDAN | JOB.OR.ID-Bentuk kepedulian kepada kaum Dhuafa, Kanit Binmas beserta personil Polsek Helvetia mewakili Kapolsek Medan Helvetia sambangi tiga rumah milik kaum Dhuafa yang memerlukan uluran tangan para dermawan,Jumat (28/02/2020) sekira pukul 09.30 Wib s/d selesai.

Tampak hadir dalam giat ajangsana Polsek Medan Helvetia diantaranya Kanit Binmas Ipda Suparmin,Panit l Binmas Ipda Sutrisna,Kasium Aipda Endang Ragil,Bamin Prov
,Bripka Dewi S,Bamin Binmas Bripka Vypi Nst,Kasi Trantib kel. Helvetia Timur Bapak H. Siagian,Kepling X Bapak Sudirman,Kepling XI Bapak Ferdy Daulay.


Kanit Binmas beserta pesonil  polsek helvetia mewakili Kapolsek Medan Helvetia mengunjungi warga

Ibu Halimah Syakdiah alias Nenek bungkuk, umur sekitar 87 thn, alamat jl. Setia Budi dalam kel. Helvetia Timur ,Ibu Nurimah alias Nenek Jagung, umur sekitar 68 thn, alamat Jl. Istiqomah gg. Rukun kel. Helvetia Timur.
Bapak Sofyan, umur sekitar 80 thn, alamat jl. Matahari raya gg. Solo kel.Helvetia tengah.


Untuk memberikan tali asih berupa Beras 10 kg, minyak goreng 2 kg, gula pasir 1 kg dan bubuk teh.
Dalam kunjungan tersebut  Kanit Binmas menyampaikan pesan Kapolsek Medan Helvetia  Bahwa kita sesama umat beragama dan umat manusia harus saling mengasihi dan saling berbagi tetap semangat dalam menjalani kehidupan.

Para warga yang menerima tali asih mengucapkan terima kasih atas kunjungan Personil Polsek Medan Helvetia dalam rangka tali asih dan mendo'akan agar  Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean, SH, Sik dan seluruh personil Polsek Medan Helvetia dalam keadaan sehat wal'afiat dan di beri kelancaran melaksanakan tugas dalam melayani,mengayomi dan melayani masyarakat.

(Jurnalis Online Bersatu)

Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas Kepada Karyawan PT.Yasuriang Samudera Rezeki

By On February 27, 2020


BELAWAN | JOB.OR.ID-Satuan lalu lintas Polres Pelabuhan Belawan melalui unit Dikyasa Bripka Sukardi dan Briptu Agus Supriadi melaksanakan kegiatan imbauan dan sosialisasi tertib dalam berlalu lintas kepada karyawan PT.Yasuriang Samudera Rezeki,Jln.Gabion Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan No.98,Lingk.XI,Kel.Bagan Deli,Kec.Belawan,Rabu (27/02/2020)  demi mengurangi angka kecelakaan diwilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP MH Sitorus SH mengatakan dengan diadakannya kegiatan imbauan dan sosialisasi di kalangan karyawan itu agar mereka dalam berkendara dapat lebih berhati-hati,jangan ugal-ugalan,patuhi peraturan rambu rambu lalu lintas.


"Diharapkan dengan adanya sosialisasi terkait dalam berlalu lintas ini agar para karyawan yang kesehariannya bekerja melintasi jalan raya dapat memahami dan tidak sembarangan dalam berkendara, supaya secara perlahan kita dapat mengurangi angka kecelakaan," ujar Kasat lantas.

Sama halnya yang disampaikan personil satlantas unit Dikyasa Bripka Sukardi juga mengimbau kepada seluruh karyawan dan para pengguna jalan yang ada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan agar lebih berhati-hati, karena mereka melalui jalan yang hampir setiap saat selisih dengan bus atau kontainer.. Untuk itu diharapkan juga dapat memenuhi kelengkapan surat-surat kendaraan tentunya baik untuk diri sendiri.


"Selain surat kendaraan bermotor,karyawan juga mendapatkan pelajaran cara menggunakan kendaraan bermotor yang baik dan benar dengan memperhatikan rambu rambu lalu lintas yang ada.Tidak lupa juga kita menyampaikan agar karyawan menggunakan selalu Helm SNI bila mengendarai sepeda motor," himbau Bripka Sukardi.

Personil Satlantas unit Dikyasa Polres Pelabuhan Belawan mengharapkan kepada para karyawan dapat membudayakan tertib berkendara di jalan,jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas serta turut serta berpartisipasi mewujudkan cinta lalu lintas menuju Indonesia cemerlang yang Zero Acident.

Kegiatan tersebut diikuti 32 (tiga puluh dua) orang karyawan yang bertujuan untuk menambah kedisiplinan dalam berlalu lintas yang nantinya dapat menekan angka kecelakaan dan mengurangi kemacetan yang ada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

(Jurnalis Online Bersatu)

Kapolsek Medan Helvetia Ikut Serta Mendengarkan Tausyiah Ustadz Tommy Di Aula Wicaksana Laghawa

By On February 27, 2020


MEDAN | JOB.OR.ID -Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamaean Hutahaean,S.H.S.I.K. mencanangkan Program kegiatan ibadah siraman rohani  bagi seluruh anggota Polsek Medan Helvetia, baik yang beragama Muslim dan Non Muslim yang di jadwalkan setiap hari Rabu dan Kamis, tidak terkecuali Polki dan Polwan termasuk PHL yang bekerja di Polsek Medan Helvetia.Kamis (27/02/2020), pukul 10.00 wib.

Tampak terlihat ditengah - tengah anggota Polsek Medan Helvetia yang dengan serius mendengarkan Tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Tommy, Kapolsek ikut serta dalam kegiatan tersebut, dan kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Wicaksana Laghawa Polsek Medan Helvetia.

Adapun kegiatan Tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Tommy, terkait dengan Poligami dan pemahamannya serta Nikmat Syukur yang harus di syukuri.

"Assallammuallaikum Warahmatullahi wabarakatuh, kepada keluarga besar Polsek Medan Helvetia, Saya mengucapkan banyak terima kasih atas undangan kepada saya mengisi pengajian di keluarga besar Polsek Medan Helvetia ini menganggap bahwa pengajian sangat - sangat baik untuk keluarga besar Polsek Medan Helvetia untuk menunjukkan bahwa,  semangat untuk menuntut ilmu menuju Iman dan Taqwa mudah - mudahan niatan dari keluarga besar Polsek Medan Helvetia ini bisa berkelanjutan pengajian perdana pada hari ini dan insya Allah mudah - mudahan bisa menjadikan suatu wibawa terhadap keluarga besar Polsek Medan Helvetia dan mudah - mudahan tetap diberikan kesehatan dan dijauhkannya dari marabahaya dan mudah - mudahan diberikan rezeki oleh Allah swt, terima kasih wassallammuallaikum warahmatullahi wabarakatuh".ucap Ustadz Tomy.

(Jurnalis Online Bersatu)

PEDULI KEBERSIHAN , YONMARHANLAN I SUKSESKAN HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL KOTA MEDAN TAHUN 2020

By On February 26, 2020


MEDAN | JOB.OR.ID -Prajurit Petarung Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I dipimpin langsung oleh Danyonmarhanlan I Mayor Marinir Farick M.Tr.Opsla mengikuti upacara Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Kota Medan tahun 2020 dirangkai dengan re-louncing Medan Green and Clean 2020 dengan tema Indonesia bersih,  Indonesia Maju, Indonesia Sejahtera di Jl. Kampar, Belawan, Kamis (27/02/2020).

Kegiatan ini dimulai dengan registrasi oleh seluruh peserta peduli sampah, Komandan Upacara Dankima Yonmarhanlan I Kapten Marinir Amriadi Lubis memasuki Lapangan Upacara, kemudian Irup memasuki Lapangan Upacara, Laporan oleh Kabid Kebersihan dan pertamanan Kota Medan, Penyampaian waste Plastik responsibilty Belawan bersih oleh perwakilan Unilever Indonesia, Penyerahanan simbolis alat kebersihan kepada perwakilan lurah Belawan, Penanda tanganan Komitmen Belawan bersih oleh para undangan, Aksi bersih pungut sampah oleh seluruh peserta, Penimbangan sampah hasil pungut sampah.


Adapun peserta yang terlibat dalam peringatan hari peduli sampah Nasional Kota Medan di Belawan diikuti oleh Lantamal I, Yonmarhanlan I, Ditpolair Poldasu, Polres Pelabuhan Belawan, Koramil 09 Belawan, Para Kepala Lingkungan, Perwakilan Siswa/i SMA Kota Belawan dan Masyarakat.

Kadis Kebersih├án dan Pertamanan Kota Medan M.Husni manyampaikan dalam kata sambutannya," terima kasih kepada Camat Belawan selaku inisiator sekaligus pelaksana pada kegiatan pagi hari ini dan juga Danyonmarhanlan I Mayor Marinir Farick M.Tr.Opsla beserta seluruh prajurit,  muspika Kecamatan Medan Belawan, pramuka dan undangan sekalian yang mungkin tidak dapat kami Sebutkan satu persatu, Puji syukur kita panjatkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala Tuhan yang Maha Esa, pada oeringatan hari peduli sampah Nasional tingkat kota Medan tahun 2020, pentingnya kita merayakan hari peduli sampah ini salah satu upaya kita bagaimana membangun mindset dan  sebagai bagian gerakan moral untuk menuju Medan bersih kita lakukan di Medan Belawan hari ini.
 Kita mulai dari ujung kota Medan Sehingga nantinya kita akan menjadi satu kesatuan penataan kota Medan akan menjadi sebuah kawasan yang lebih baik dan lebih tertata dan nantinya akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia bagian barat. Mulai hari ini kita bersama-sama memulainya dan kita satukan Kekuatan ini dan pada hari ini semua untuk membuat Medan Cantik, "ujar Kadis Kebersihan dan Pertamanan.

Dalam wawancara dengan wartawan, Danyonmarhanlan I menyampaikan, " terima kasih kepada Plt.Walikota Medan atas terlaksananya kegiatan peduli sampah ini, sehingga Kota Belawan kedepan akan semakin bersih dan Yonmarhanlan I siap mensukseskan setiap program dari pemerintah Kota Medan, "Ujar Mayor Marinir Farick.

Hadir dalam kegiatan ini Danlantamal I diwakili oleh Kapten Marinir Poltak Siregar,  Danyonmarhanlan I, Dirpolair Poldasu diwakilikan, Kapolres Pelabuhan Belawan diwakilikan, Kabid Operasional Dinas kebersihan dan pertamanan Kota Medan, Danramil 09 Belawan, Lurah sekota Belawan.

(Jurnalis Online Bersatu)

Kapolsek Medan Helvetia Ikut Serta Menyambut Kunjungan Kerja Dan Silaturahmi Kasdam 1 BB Ke Yon Zipur 1/DD Medan

By On February 26, 2020


MEDAN | JOB.OR.ID-Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamaean Hutahaean.S.H.S.I.K yang didampingi beberapa Perwiranya ikut serta menyambut Kunjungan kerja dan Silaturahmi Kasdam 1 BB Brigjend TNI Didied Pramodieto.S.E ke Yon Zipur 1/DD Medan Jalan Pembangunan kelurahan Helvetia Timur kecamatan Medan Helvetia.Kamis (27/02/2020), pukul 07.15 wib.

Kedatangan Kasdam dan Ibu disambut Penghormatan oleh Danyon Zipur 1/DD Medan Letkol Czi Eko, dan selanjutnya penyambutan dengan Tradisi yang dilaksanakan oleh Yon Zipur 1/DD Medan


Sebelum Kasdam memberikan arahan dan temu ramah kepada Prajurit Yon Zipur 1/DD, terlebih dahulu diawali dengan sarapan pagi bersama di ruangan Dira Dharma, tampak terlihat Kapolsek ikut serta dalam sarapan pagi teraebut.

Usai dari sarapan pagi bersama kegiatan dilanjutkan dengan arahan dan temu ramah Kasdam kepada Prajurit Yon Zipur 1/DD Medan.

Sebelum meninggalkan Yon Zipur 1/DD Medan, Kapolsek ikut serta foto bersama dengan Kasdam 1 BB Medan Brigjend TNI Didied Pramodieto.S.E dan Prajurit Yon Zipur 1/DD Medan.

(Jurnalis Online Bersatu)

Lagi Asik Rekap Pesanan,  Kiwil Jurtul Sei Buluh Ditangkap Polisi

By On February 26, 2020


SERDANG BEDAGAI| JOB.OR.ID-Suhaili alias Kiwil (47) warga Dusun II, Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai ditangkap Polisi saat sedang asik merekap Pesanan Judi Toto Gelap (Togel) di Rumahnya, Rabu (26/02/2020) sekira 15.30 Wib.

Dari penangkapan tersebut Polisi berhasil menemukan barang bukti 3(tiga) lembar kertas berisikan nomor Angka Tebakan Togel, Uang Tunai Rp. 82.000 rupiah dan satu unit Handphone merk Nokia disita Petugas.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang kepada Media, Kamis (27/02/2020) mengatakan penangkapan Juru Tulis (Jurtul) judi Togel tersangka suhaili alias kiwil berdasarkan laporan dari masyarakat yang resah dari aktifitas pelaku sebagai jurtul dikampungnya.

"dari laporan masyarakat yang resah melaporkan kepada Polisi, kami tindak lanjuti dan berhasil meringkus pelaku bersama barang bukti Rekapan Togel," bilang Kapolres.


Masih dikatakan Kapolres, Pelaku mengaku sudah 3 bulan lamanya menekuni profesi sebagai juru tulis (Jurtul) Judi Togel mendapat omset Seratusan ribu rupiah dengan Upah 15 persen setiap putarannya," kata AKBP Robin

"Pelaku kita kenakan Pasal 303 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara," Tutupnya.(JOB/HumPS)

Kapolda Sumut Membuka FGD Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila

By On February 26, 2020


MEDAN | JOB.OR.ID-Kapolda Sumut membuka Focus Grup Discussion (FGD) Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila bertempat di Ballroom Hotel Mercure Medan, Kamis (27/02/2020)

Dengan bertemakan "Hijrah Dari Radikal Kepada Moderat", kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K,M.Hum, Pejabat Utama Polda Sumut, personil TNI-Polri, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa,  pelajar dan perwakilan organisasi dengan jumlah yang hadir 250 orang

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengeliminir kelompok maupun organisasi radikal dan anti Pancasila di wilayah Sumut sesuai dengan Program Quick Wins Kegiatan I guna meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kesadaran berbangsa dan bernegara sesuai dengan Pancasila

Kapolda Sumut mengatakan bahwa Indonesia memiliki suku agama yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut merupakan suatu anugerah tuhan yang sangat indah. Namun, keindahan ini membuat kelompok-kelompok tertentu ingin menggangu stabilitas Indonesia. Sudah sangat banyak peristiwa yang mengguncang Indonesia guna memecah belah bangsa. Sebagai anak bangsa mari kita bergandengan tangan bersama lawan kelompok-kelompok tersebut

Hal ini sesuai dengan visi misi Kapolda Sumut yaitu "Tidak Ada Tempat Bagi Para Pelaku Kejahatan. Khususnya terkait permasalahan Narkotika, kejahatan jalanan serta judi dan togel.

Kapolda Sumut mengatakan tidak ada toleransi bagi para pelaku penyalahgunaan Narkotika baik itu masyarakat maupun anggota Polri akan tetap diberi tindakan tegas terukur. Meningkatknya kejahatan jalanan tentunua tidak terlepas dari maraknya penyalahgunaan Narkotika

"Polda Sumut akan terus menumpas para pelaku kejahatan baik itu pelaku Narkotika, begal maupun judi dan togel. Saya sudah ingatkan personil untuk tidak takut dan berantas habis para pelaku tersebut. Saya akan terus mendampingi personil dan bertanggung jawab" ungkapnya

Usai memberikan sambutan,  Kapolda Sumut secara resmi membuka FGD tersebut dan dilanjutkan dengan foto bersama.

(Jurnalis Online Bersatu)

Organisasi Buruh FSPTI-KSPSI Dairi Laporkan Kelompok Diduga Memalsukan Logo dan Kutip Uang ke Pengusaha

By On February 26, 2020


DAIRI | JOB.OR.ID - Organisasi buruh, Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTI-KSPSI) di Kabupaten Dairi merasa gerah atas kemunculan satu kelompok yang meniru logo dan nama organisasi mereka.

Menurut Ketua FSPTI-KSPSI Dairi, Dolok Bukir Manalu, kelompok itu diketuai seseorang berinisial GP.
Kelompok itu marak mendekati pengusaha-pengusaha di Dairi dan mengadakan kontrak kerja, serta memungut uang.

"Kelompok GP ini berbentuk ormas, terdaftar di Kesbangpol, menggunakan merek dan logo organisasi kami. Sementara kami, memang organisasi buruh yang terdaftar di Dinas Ketenagakerjaan," ujar Dolok.Tak ingin terjadi gesekan, kelompok Dolok lantas melaporkan perbuatan kelompok GP ke Polres Dairi.

"Sudah kami laporkan. Hari ini kami datang untuk melengkapi BAP lanjutan. Kami melaporkan pemalsuan logo dan nama, yang dilakukan kelompok GP, karena mengunakan logo dan nama organisasi kami," ujar Dolok ditemani Ketua LBH FSPTI - KSPSI Sumut, Junhaidel Samosir, saat ditemui Tribun Medan di Mapolres Dairi, Rabu (26/2/2020).

Junhaidel mengatakan, mereka dirugikan oleh penggunaan nama dan logo yang dilakukan pihak GP yang mengaku sebagai Ketua F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Dairi.
Sebab, keberadaan kelompok GP membuat organisasi mereka tak bebas bergerak. Para pengusaha menjadi bingung harus memilih yang mana.

"Merek dan logo organisasi kami telah terdaftar di Dirjen HAKI," sebut Junhaidel.
Junhaidel berharap, polisi dapat segera memproses laporan mereka, agar suasana tetap kondusif.
FSPTI-KSPSI Dairi, lanjutnya, juga mengimbau para pengusaha di Kabupaten Dairi untuk tidak meladeni ataupun memberi sesuatu kepada kelompok GP.

"Mudah-mudahan, polisi segera menyelidiki kasus ini, kemudian menetapkan tersangka, sehingga jelas oleh publik siapa yang salah," pungkas Junhaidel.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Junisar Silalahi, saat dikonfirmasi via seluler hari itu juga mengatakan, pihaknya benar sudah menerima laporan itu dan sedang mendalami.
"Laporan itu sedang kita dalami," ujar Junisar singkat.

(Wilmar/JOB)

Menderita Sakit Kanker Wajah dan Payudara, Pengobatan Ibu Tina Tarigan di Bantu Kapolda Sumut

By On February 26, 2020



MEDAN | JOB.OR.ID -Menderita sakit Kanker Wajah dan Payudara, Pengobatan Ibu Tina Tarigan di bantu Kapolda Sumut.

Ibu tina tarigan warga jalan seto no 5 kota medan yg menderita sakit kanker wajah dan payudara akhirnya mendapat bantuan dari Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs.Martuani Sormin M.Si .

Keberadaan ibu Tina Tarigan ini berawal adanya laporan dari tetangga kepada Bripda Tika sinaga yg bertugas di Dit Samapta Polda Sumut melalui media sosial WA. Akhirnya Bripda Tika Sinaga langsung terjun melihat kondisi ibu tina tarigan yg sangat memprihatinkan dan tidak ada bantuan. Dengan kondisi yg sudah sakit ini ibu Tina Tarigan harus bekerja sebagai pemulung dengan penghasilan 15 ribu perhari yg hanya cukup untuk membayar uang sewa kontrakannya 15 ribu/hari.  lingkungan sekitar juga tidak menghiraukan dengan keberadaan ibu tina tarigan yg sudah mengidap sakit kanker cukup parah ini.

Kemudian Bripda Tika Sinaga meminta bantuan dan di ketahui oleh Kapolda Sumut, pada hari Rabu (26/02/20) Irjen Martuani Sormin M.Si langsung memerintahkan Kabid Dokkes dan Karumkit Bhayangkara TK ll untuk langsung menjemput ibu Tina Tarigan ke rumahnya. Sekitar pukul 16.00 Wib Dengan menggunakan ambulance RS Bhayangkara Ibu Tina tarigan langsung di bawa ke rumah sakit TK Bhayangkara ll Medan dan langsung melakukan pemeriksaan. 

Saat ini ibu Tina Tarigan sedang di opname di rumah sakit Bhayangkara TK ll Medan dan akan di kemotherapy. Dan akan di lakukan pemeriksaan oleh dokter Spesialis.

“ hari ini selama ibu tina tarigan di RS rencannya mau bersihkan rumah ibu itu karena kondisinya kotor banyak barang barang hasil mulung, dan uangnya ini yg kita gunakan dari hasil Donasi kemarin” ucap Bripda Tika Sinaga.

(Jurnalis Online Bersatu)

Contact Form

Name

Email *

Message *