HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Gawat !! Rumdis Kemenkumham Kelas ll Humbahas Diduga Dijadikan Tempat Mesum,Eka Putra Zakran SH MH Angkat Bicara

BELAWAN |JOB.OR.ID-Terjadinya demo Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara di kantor Kementerian hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumut terkait adanya dugaan Rumah Dinas (Rumdis) Kepala Rutan (Karutan) Kelas II B Humbahas dijadikan lokasi Mesum mendapat sorotan dari Eka Putra Zakran, SH MH, praktisi hukum dan pemerhati kebijakan publik. 

Menurut Epza panggilan akrab Eka Putra Zakran, bahwa sangat wajar ada aksi demo mahasiswa di Kantor Kemenkumham jika benar kabar perihal Rumdis Karutan yang dijadikan tempat prostitusi atau jual beli PSK di dalamnya. 

Wah, sudah gak benar kerjaan Karutan itu. Kemenkumham harus cepat bertindak tegas. Jangan sampai ada pembiaran, diam atau tidak perduli atas apa yang terjadi di Rumdis Karutan Humbahas tersebut. 

Disatu sisi memalukan, disisi yang lain mencoreng dan menampar wajah Kemenkumham Sumut. Masa iya ada aktivitas mesum dan jual beli PSK di Rumdis dan itu disediakan pula oleh Karutan untuk para narapidana tanpa mematuhi protokol kesehatan (prokes). Pakai prokes pun gak boleh apalagi tanpa standar prokes. 

Bahkan beredar kabar bahwa bukan hanya menyediakan PSK, dibawah pengawasan Karutan Revanda Bangun, Rutan Kelas II B itu menjadi sarang peredaran narkoba. Nah, jika ini benar,tentu berbahaya bagi anak bangsa dan harus diungkap kebenarannya ini. 

Ada beberapa tuntutan mahasiswa kepada Kapolda Sumut diantaranya; menangkap dan memproses premanisme dan Revanda Bangun yang menjadikan Rumdis sebagai lokasi prostitusi, melakukan tindakan pengancaman dan intimidasi terhadap wartawan yang meliput di rutan kelas II B tersebut, termasuk melindungi nyawa wartawan Media online topinformasi.com bernama Rahmadsyah.

Agak aneh belakangan ini saya lihat, banyak wartawan dapat teror, ancaman dan intimidasi, padahal profesi wartawan itu dilindungi oleh UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. 

Nah, menyikapi demo mahasiswa tersebut, hemat saya tuntutan mereka sudah tepat. Kesimpulannya yang ditunggu sekarang. Harapan kita ada tindakan tegas dari Kemenkumham terhadap Karutan yang telah melakukan penyelewagan tugas dan jabatan tersebut,   tutup Kepala Divisi Infokom KAUM dan mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Medan itu.

(JOB/EPZA)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *