HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Eka Putra Zakran SH MH : ASN Mengajak Wartawan Berduel,Ini Pelayanan Masyarakat Apa Preman?

MEDAN | JOB.OR.ID-Setelah melihat dan memperhatikan secara seksama vidio yang beredar terkait tingkah PNS dan Satpam Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Ildrem yang bertindak arogan terhadap wartawan, praktisi hukum dan pemerhati kebijakan publik Eka Putra Zakran, SH MH akhirnya angkat bicara.

Menurut Epza sapaan akrab Eka Putra Zakran, itu pegawai rumah sakit kok aneh ya. Arogan sekali, macam kurang waras pun saya lihat. Gaya arogannya itu gak ketulungan, kalah yang punya rumah sakit lihat tingkahnya. PNS atau Preman itu? 

Sangat tidak pantas seorang PNS atau ASN mengajak wartawan berduel. ASN itu tugas melayani dengan lemah lembut. Kan ada SOP nya itu dalam melayani. Mereka para ASN kan tunduk pada sumpah dan jabatannya. Jadi untuk apa dia arogan-arogan. Namanya abdi negara, harus ramah, sopan santun dan harus pakai tata krama, karena tugas utamanya adalah melayani, bukan memarah-marahi. 

"Manalah cocok ada ASN ditugaskan pada bagian pelayanan, sementara tugasnya marah-marah, ogap-ogap dan mengajak berduel,"kata Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan ini.

Bukan zamannya lagi pakai cara-cara kekerasan dalam melayani, apalagi dalam menghadapi wartawan atau pers. Sebab mereka para wartawan dalam menjalankan profesinya dilindungi  UU dan Kode Etik Jurnalistik, yaitu UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Aplagi mereka para wartawan yang datang ke RSJ Prof Ildrem kan memang diundang untuk meliput vaksinasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Jadi pertanyaanya dimana salahnya?. 

"Bahkan ada hukuman pidana terhadapnya jika mengacu pada pasal 18 Ayat (1) Undang-undang Nomor : 40 Tahun 1999 Tentang Pers,"tegasnya.

"Perlu dibina dan di asuh lagi mental ASN itu. Sangat kurang adab dan kurang etika tanpaknya. Atau jika tak layak lagi dipertahankan ya diberi sanksilah, baik sanksi administrasi maupun pemutasian dan penundaan kenaikan kepangkatan dan lain sebagainya,"tambahnya.

Bahkan anehnya kita lihat dalam vidio tribun.medan tersebut, ASN bernama Wahyu Kaban itu juga mencoba merampas alat kerja media yang datang meliput ke RSJ tersebut. Ada apa? Kenapa tingkahnya seperti cacing kepanasan begitu? 

Bukan itu saja, selain ASN ada pula seorang Satpam kita lihat ikut-ikutan arogan dan nadanya mengajak berduel juga. Melihat kondisi ini, hemat saya diperlukan pembinaan mental pegawai yang lebih baik. Kurang didikan dan pelatihan melayani tampaknya kedua oknum yang bekerja di RSJ tersebut.

(JOB/EPZA)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *