HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Pasien BPJS Diduga Terlantar dan Dibola RS Umum Haji Medan


MEDAN | J0B.0R.ID-RSU Haji Medan, diduga menelantarkan dan membola seorang pasien pengguna layanan BPJS kesehatan. Pasien bernama Rahayu (41) asal Jln.Mapelindo,Kelurahan Tegal Rejo,Kecamatan Medan Perjuangan itu,masuk RSU Haji Medan pada Senin  (1/7/20) dan pada hari Rabu (3/7/20) untuk kontrol dan sudah di jadwalkan oleh Dokter RSU Haji Medan.


Keterangan yang di sampaikan oleh anak pasien,Indah, mengatakan kepada awak media " Mamak keluar dari opname pada (1/7/2020) dan pada tanggal 3/7/2020 hari ini ada jadwal kontrol janji sama dokter, dokter janji mau rujuk mamak karena dia sudah gak sanggup untuk menangani nya dan ada 2 pilihan untuk pilihan rujuk ke rumah sakit Adam Malik atau Murni Teguh, tiba tiba Dokter Supiono Spesialis dibilangnya di rumah sakit Elisabeth saja karena bagus disitu,"Ujar Indah

Setelah itu mamak dibawa ke rumah sakit haji buat jumpai dokternya,setibanya dirumah sakit langsung dibawa ke ruang IGD untuk penanganan karena mengalami sesak nafas,dan saya langsung temui dokternya di ruang poli,dan dokternya langsung temui mamak saya,"lanjut indah.

Ditambahkan indah menjelaskan kembali,Dokter langsung jumpai mamak di IGD, jadi dokter bilang sama perawat mau dirujuk ke rumah sakit Elisabeth, rupanya pas ngomong ngomong katanya harus naik ambulans, kami sudah mohon gak usah naik Ambulans karena gak ada uang lagi, jadi kami dimarahin sama dokter dan suster kata nya gak boleh suka suka hati kami karena ini tanggung jawab kami pihak rumah sakit haji,"Ucap indah

Lanjutnya,Ya sudahlah kami pinjam uang dan setuju naik ambulans, tapi tidak ada perawat satu pun yang dampingi, sudah gitu surat pengantar sama surat rujukan nya gak dilampirkan. Kata nya sudah lengkap tapi nyatanya gak ada.

Pas ketika sampai di rumah sakit Elisabeth ditolak kata nya kami masih pasien RS Haji, RS Haji gak ngelepas kami gak ada rujukan nya,terakhir nya  mamak dirawat disana pakek umum gak bisa BPJS karena masih ditahan sama RS Haji,Ucap Indah sambil menangis yang sudah susah tetapi dipermainkan pihak Rumah Sakit Haji Medan.

Terakhir pasien kembali dibawa pulang kerumah orangtua nya di laudendang Percut Sei Tuan,untuk dirawat dan harus memakai oksigen yang disewa sudah bingung untuk biaya tersebut.

Pihak Rumah Sakit Haji yang kembali dipertanyakan tentang perihal tersebut oleh pihak keluarga,terkesan buang badan dan mengatakan kami bukan rujuk tetapi hanya bantu saja.

Apakah orang susah mereka memperlakukan pasien seperti itu???
Di Rumah Sakit Elisabeth baru ketahuan setelah diperiksa ternyata pasien sudah kena kanker paru paru.

Rahayu seorang ibu rumah tangga yang mempunyai 2 orang anak dan suami hanya bekerja lepas makan,semoga ada dermawan yang membantu nya.


(Jurnalis Online Bersatu)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *